ETS Solution H Series dari PT EMS Technology untuk High Force Vibration Testing Industri

Produk industri dapat mengalami getaran selama proses produksi, pengiriman, pemasangan, hingga penggunaan sehari-hari. Pada komponen dengan ukuran besar atau bobot tinggi, pengujian menggunakan vibration shaker berkapasitas kecil sering kali tidak mencukupi karena sistem harus mampu menghasilkan gaya yang sesuai sambil tetap mempertahankan kontrol terhadap frekuensi, displacement, dan karakteristik getaran.

Untuk kebutuhan tersebut, PT EMS Technology menghadirkan ETS Solution H Series sebagai solusi high force vibration testing untuk berbagai aplikasi industri. H Series merupakan lini water-cooled electrodynamic shaker dari ETS Solutions yang dirancang untuk aplikasi kompleks dan payload besar, termasuk aerospace, avionics, military electronics, hingga pengujian yang dikombinasikan dengan simulasi kondisi lingkungan.

Mengapa High Force Vibration Testing Dibutuhkan?

Tidak semua benda uji dapat dievaluasi menggunakan shaker dengan kapasitas gaya yang sama. Semakin besar massa produk beserta fixture yang digunakan, semakin besar pula kebutuhan force yang harus dipertimbangkan agar profil vibration test dapat direalisasikan sesuai target. Karena itu, pemilihan shaker sebaiknya tidak hanya melihat rentang frekuensi, tetapi juga payload, acceleration, displacement, dan konfigurasi keseluruhan sistem.

High force vibration testing biasanya dibutuhkan untuk menguji assembly berukuran besar, komponen transportasi, sistem elektronik industri, komponen aerospace, battery pack, hingga perangkat dengan fixture dan aksesori yang cukup berat. Tujuannya adalah mensimulasikan tekanan mekanis yang mungkin dialami produk selama siklus hidupnya sehingga kelemahan dapat ditemukan lebih awal.

Mengenal ETS Solution H Series

ETS Solution H Series merupakan vibration shaker dengan sistem pendinginan air yang dikembangkan untuk kebutuhan pengujian dengan force dan payload besar. ETS menyebut lini ini digunakan pada aplikasi kompleks seperti satellite, avionics, combined space simulation, military electronics, serta hazardous materials. Beberapa konfigurasi juga dapat digunakan pada lingkungan clean room.

Pada website PT EMS Technology, H Series ditempatkan dalam kategori Vibration Mechanical Shock Test sebagai salah satu lini High Force Shakers dari ETS Solution. Sistem ini dapat menjadi pilihan bagi perusahaan yang membutuhkan vibration testing dengan kemampuan lebih tinggi dibandingkan shaker untuk komponen kecil atau medium.

Kapasitas Force yang Lebih Besar untuk Pengujian Industri

Salah satu karakteristik utama H Series adalah tersedianya beberapa pilihan kapasitas force. Model IPA120L-H844A, misalnya, memiliki force rating 17.600 lbf atau sekitar 8.000 kgf, sedangkan IPA150L-H1248A berada pada 22.000 lbf atau sekitar 10.000 kgf. Untuk kebutuhan lebih besar tersedia IPA180L-H1859A dengan 35.200 lbf dan IPA360H-H2565A dengan 44.000 lbf.

Pada kelas tertinggi yang ditampilkan ETS, IPA540H-H3580A dapat menghasilkan force hingga 66.000 lbf atau sekitar 30.000 kgf. Pilihan kapasitas tersebut memungkinkan konfigurasi sistem ditentukan berdasarkan massa benda uji, fixture, target acceleration, dan profil pengujian yang perlu dijalankan.

Mendukung Benda Uji dengan Payload Besar

Force shaker yang tinggi perlu didukung kemampuan membawa spesimen dengan bobot yang sesuai. ETS H Series menawarkan specimen payload yang berbeda pada setiap model. IPA120L-H844A mendukung payload hingga sekitar 600 kg, sedangkan H1248A mencapai sekitar 1.100 kg dan H1859A sekitar 1.600 kg.

Untuk benda uji yang jauh lebih berat, H2565A mendukung payload hingga sekitar 2.000 kg, sementara H3580A memiliki kapasitas specimen payload sampai sekitar 5.000 kg. Namun, angka payload bukan satu-satunya dasar pemilihan sistem karena berat fixture, acceleration target, frequency, dan displacement juga mempengaruhi kebutuhan aktual shaker.

Rentang Frekuensi untuk Berbagai Profil Pengujian

Getaran yang dialami produk di dunia nyata mempunyai karakteristik frekuensi yang berbeda. Komponen pada kendaraan dapat menerima getaran dari jalan, powertrain, maupun rotating equipment, sementara produk aerospace menghadapi profil vibration lain selama operasi dan transportasi.

H Series menyediakan rentang frekuensi yang berbeda menurut model. H844A dan H1248A memiliki usable frequency sekitar 5 Hz hingga 2.500 Hz, H1859A dan H2565A hingga sekitar 2.000 Hz, sedangkan H3580A memiliki rentang sekitar 5 Hz sampai 1.700 Hz.

Vibration Test Tidak Hanya Mengandalkan Shaker

Shaker merupakan komponen utama yang menghasilkan vibration, tetapi sebuah sistem pengujian yang lengkap juga membutuhkan power amplifier, controller, sensor, fixture, dan perangkat pendukung lainnya. ETS menekankan bahwa vibration testing system perlu dikonfigurasi berdasarkan payload, profil pengujian, frequency range, serta standar yang akan digunakan.

Controller mengatur profil pengujian sekaligus menerima feedback dari sensor, sedangkan amplifier menyediakan daya untuk menggerakkan shaker. Fixture menghubungkan benda uji dengan armature atau slip table sehingga desainnya perlu diperhatikan agar respons fixture tidak mengganggu hasil pengujian.

Slip Table untuk Pengujian Arah Horizontal

Tidak semua vibration test dilakukan secara vertikal. Produk juga dapat membutuhkan pengujian pada beberapa sumbu agar tekanan mekanis dari berbagai arah dapat dievaluasi. H Series dapat dikonfigurasikan dengan Unibase slip table menggunakan GT maupun BT type bearing pada sejumlah model.

Slip table memungkinkan gaya dari shaker dialihkan menjadi gerakan horizontal. Pemilihannya harus mempertimbangkan force rating, massa benda uji, bearing guidance, ukuran mounting area, dan kompatibilitas dengan armature karena konfigurasi yang tidak sesuai dapat mempengaruhi performa sistem.

Head Expander untuk Produk Berukuran Lebih Besar

Pada kondisi tertentu, permukaan armature tidak cukup luas untuk benda uji. Head expander dapat digunakan untuk memperbesar area mounting sehingga produk dengan footprint lebih besar atau beberapa specimen dapat ditempatkan pada sistem vibration testing.

ETS menyediakan head expander berbahan magnesium maupun aluminium serta pilihan guided head expander untuk payload dengan ukuran besar. Sistem ini dirancang dengan mempertimbangkan massa, resonansi, kekuatan struktur, dan distribusi beban agar tetap mendukung dynamic performance selama pengujian.

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih H Series

Pemilihan high force shaker tidak cukup dilakukan dengan mengambil model dengan force paling besar. Sistem yang terlalu besar dapat meningkatkan kebutuhan ruang dan utilitas, sementara sistem yang terlalu kecil berisiko tidak dapat mencapai profil pengujian ketika specimen dan fixture telah dipasang.

Beberapa parameter utama yang perlu dipetakan meliputi:

  • berat dan dimensi benda uji;
  • berat fixture atau head expander;
  • target force dan acceleration;
  • frequency range;
  • displacement;
  • arah pengujian;
  • kebutuhan slip table;
  • jenis sine, random, atau shock profile;
  • kebutuhan environmental chamber;
  • standar pengujian yang digunakan.

Informasi tersebut membantu menentukan konfigurasi shaker secara lebih rasional dan sesuai dengan aplikasi.

PT EMS Technology untuk Solusi ETS di Indonesia

PT EMS Technology menyediakan lini ETS Solution untuk kebutuhan Vibration Mechanical Shock Test, termasuk H Series High Force Shakers. Melalui pendekatan berbasis aplikasi, pemilihan sistem dapat dimulai dengan memahami payload, profil pengujian, frequency range, displacement, fixture, dan konfigurasi pendukung yang diperlukan.

Pendekatan tersebut penting karena vibration shaker merupakan bagian dari sebuah sistem, bukan perangkat yang berdiri sendiri. Bagi perusahaan yang membutuhkan high force vibration testing, diskusi teknis sejak awal dapat membantu menentukan apakah H Series, slip table, head expander, amplifier, maupun integrasi environmental chamber diperlukan.

High Force Vibration Testing yang Lebih Terarah

ETS Solution H Series memberikan pilihan vibration shaker water-cooled dengan force hingga puluhan ribu lbf dan payload besar untuk berbagai aplikasi industri. Kombinasi force, frequency range, displacement, slip table, fixture, dan aksesori membuat sistem dapat dikonfigurasi untuk kebutuhan automotive, EV battery, aerospace, electronics, serta berbagai produk berukuran besar.

Bagi perusahaan yang sedang merencanakan vibration test dengan benda uji berat atau kebutuhan force tinggi, pemilihan sistem sebaiknya diawali dengan pemetaan parameter pengujian secara lengkap. Konsultasikan kebutuhan ETS Solution H Series bersama PT EMS Technology untuk menentukan konfigurasi high force vibration testing yang sesuai dengan aplikasi industri Anda.

Pertanyaan Umum tentang ETS Solution H Series

Apa fungsi ETS Solution H Series?
ETS Solution H Series merupakan water-cooled electrodynamic shaker untuk high force vibration testing. Sistem ini ditujukan untuk aplikasi kompleks dengan kebutuhan force dan payload besar, termasuk aerospace, avionics, electronics, dan berbagai pengujian industri lainnya.

Berapa kapasitas force ETS Solution H Series?
Kapasitasnya berbeda menurut model. Pilihan yang ditampilkan ETS berkisar dari sekitar 17.600 lbf pada H844A hingga 66.000 lbf pada H3580A. Pemilihan kapasitas harus mempertimbangkan payload, fixture, acceleration, dan profil pengujian.

Apakah ETS H Series dapat digunakan bersama environmental chamber?
Ya. ETS mendukung combined environmental dan vibration testing melalui integrasi shaker dengan chamber, thermal barrier, fixture, dan komponen pendukung lainnya sesuai konfigurasi sistem.